LangSatu.Com | Lhokseumawe (Aceh) – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Lhokseumawe menggelar pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas) dan Bortopol (Borgol Tongkat Polri) bagi personel Satuan Samapta serta Kanit Samapta Polsek jajaran, di Lapangan Apel Mapolres Lhokseumawe, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 12.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Lhokseumawe dan diikuti KBO Sat Samapta, para Kanit dan Kasubnit Dalmas, personel Sat Samapta, serta Kanit Samapta beserta anggota dari seluruh Polsek jajaran Polres Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kasat Samapta IPTU Nasruddin, S.Sos., M.H., CPM mengatakan, latihan ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel agar selalu siap menjalankan tugas sesuai standar operasional kepolisian, khususnya dalam penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.
"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesiapsiagaan fisik dan mental personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan
Kemampuan Dalmas dan Bortopol harus terus diasah agar setiap personel mampu bertindak profesional, terukur, dan sesuai prosedur," ujar IPTU Nasruddin.
Dalam pelatihan Dalmas, personel dibekali berbagai materi mulai dari pengenalan Dalmas awal dan Dalmas lanjut, sikap pokok Dalmas, sikap siaga, pemasangan tali Dalmas, penggunaan perlengkapan Dalmas seperti baju pelindung, tameng, dan tongkat, hingga teknik berlindung dalam formasi pengendalian massa.
Selanjutnya, personel juga mengikuti latihan Bortopol yang meliputi teknik sikap siaga, teknik memukul, dan teknik menangkis menggunakan Borgol Tongkat Polri. Materi tersebut menjadi bekal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan secara efektif sekaligus tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, proporsionalitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Menurut Kasat Samapta, latihan yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan akan semakin memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi demonstrasi, unjuk rasa, orasi maupun situasi kontinjensi lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.
"Melalui latihan yang berkesinambungan, diharapkan seluruh personel memiliki kemampuan yang seragam, solid, dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambahnya.
Polres Lhokseumawe berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan yang berkelanjutan guna mewujudkan personel Polri yang profesional, modern, adaptif, dan terpercaya dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.(*)







0 Komentar