Dayah Perbatasan Manarul Islam Buka 7 Kuota Beasiswa untuk Anak Yatim, Piatu, dan Fakir


LangSatu.Com | Aceh Tamiang 2/6/2026 — Dayah Perbatasan Manarul Islam yang beralamat di Jl. Medan–Banda Aceh, Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. masih membuka kesempatan bagi anak yatim, piatu, dan fakir untuk mendapatkan beasiswa pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Informasi tersebut disampaikan melalui ajakan terbuka kepada masyarakat agar ikut membantu menyebarluaskan kabar baik ini kepada keluarga, tetangga, maupun lingkungan sekitar yang memiliki anak-anak yatim, piatu, atau berasal dari keluarga fakir yang membutuhkan kesempatan pendidikan.

Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa saat ini masih tersedia 7 kuota beasiswa bagi calon santri baru.

Kuota tersebut diperuntukkan bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan di lingkungan dayah, namun memiliki keterbatasan ekonomi atau membutuhkan dukungan agar tetap dapat menempuh pendidikan secara layak.

 

Dayah Perbatasan Manarul Islam Aceh Tamiang yang dipimpin oleh "Baba Dr. Mustafa Abdussalam Syah, M.Kom.I" membuka ruang pendidikan bagi generasi muda melalui perpaduan pendidikan agama, pendidikan umum, pembinaan akhlak, serta pengembangan potensi santri.

Beasiswa ini tidak hanya dipandang sebagai bantuan pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar sosial dan keagamaan untuk menyelamatkan masa depan anak-anak yatim, piatu, dan fakir agar tetap berada dalam lingkungan pembinaan yang baik, terarah, dan bernilai Islami.

Melalui program ini, para calon santri diharapkan dapat memperoleh kesempatan belajar, tinggal, dan tumbuh dalam suasana dayah yang membina kedisiplinan, ibadah, akhlak, hafalan Al-Qur’an, serta kemandirian hidup.

“Mari kita mencari amal jariyah dengan mengajak generasi yatim-piatu ke Dayah Perbatasan Manarul Islam Aceh Tamiang,” demikian isi ajakan yang disampaikan kepada masyarakat.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa membantu pendidikan anak-anak yatim dan fakir tidak selalu harus dilakukan dalam bentuk materi secara langsung.

Menyampaikan informasi kepada keluarga yang membutuhkan, menghubungkan calon santri dengan pihak dayah, atau mengajak masyarakat untuk peduli juga dapat menjadi bagian dari amal kebaikan.

Berdasarkan brosur penerimaan santri baru, Dayah Perbatasan Manarul Islam membuka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai Desember 2025 sampai kuota penuh.

 

Adapun jenjang pendidikan yang tersedia meliputi SMP Negeri 10 Kejuruan Muda, SMA S Manarul Islam, Program Dayah Terpadu, serta Program Tahfidz.

 

Dengan pilihan jenjang tersebut, calon santri memiliki kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal sekaligus mendapatkan pembinaan keagamaan di lingkungan dayah.

 

Selain pendidikan utama, Dayah Perbatasan Manarul Islam juga menyediakan berbagai media pengembangan santri,di antaranya seni beladiri, seni kaligrafi, seni qira’ah, seni menjahit, seni retorika atau pidato, pengenalan IT, praktik khutbah Jumat, serta praktik fardhu kifayah.

 

Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk santri yang tidak hanya memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga keterampilan, keberanian tampil, kemampuan komunikasi, dan kesiapan berperan di tengah masyarakat.

 

Keberadaan beasiswa ini menjadi peluang penting bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yatim, piatu, dan fakir, untuk tetap mendapatkan akses pendidikan.

 

Di tengah berbagai tantangan ekonomi masyarakat, kesempatan seperti ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga yang membutuhkan.

 

Program beasiswa tersebut juga menjadi bagian dari kepedulian Dayah Perbatasan Manarul Islam terhadap pembinaan generasi Islam di Aceh Tamiang.

 

Anak-anak yang memiliki semangat belajar namun terkendala keadaan ekonomi diharapkan tidak terputus dari pendidikan, terutama pendidikan agama dan pembentukan karakter.

 

Baba Dr. Mustafa Abdussalam Syah, M.Kom.I selaku Pimpinan Dayah Perbatasan Manarul Islam selama ini dikenal aktif dalam pengembangan pendidikan dayah dan pembinaan santri.

Melalui penerimaan santri baru ini, dayah membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menitipkan anak-anak mereka dalam lingkungan pendidikan yang menggabungkan ilmu, adab, ibadah, dan pembinaan kehidupan sehari-hari.

 

Masyarakat yang mengetahui adanya anak yatim, piatu, atau anak dari keluarga fakir yang layak menerima bantuan pendidikan diimbau untuk segera menyampaikan informasi ini kepada pihak keluarga.

Dengan sisa kuota yang terbatas, kesempatan tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan sebelum kuota terpenuhi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, syarat administrasi, dan teknis penerimaan santri baru, masyarakat dapat menghubungi pihak Dayah Perbatasan Manarul Islam Aceh Tamiang melalui narahubung resmi yang tercantum pada brosur penerimaan santri baru.

 

Kepedulian masyarakat dalam menyebarkan informasi ini diharapkan dapat menjadi jalan kebaikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Sebab, satu informasi yang sampai kepada keluarga yang tepat dapat menjadi sebab terbukanya masa depan pendidikan bagi seorang anak yatim, piatu, atau fakir.##

(Team Siji Aceh)

0 Komentar