LangSatu.Com |Kota Langsa Terkait Fonomena antrian panjang di sepanjang jalan wilayah pemko Langsa, Aktivis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Bungoeng Lam Jaroe, Zulfadli S sos,i.MM angkat bicara.Kamis 5 Maret 2026.
Dampak antrian panjang ini, menurut bung Zul, diduga disebabkan adanya pengeluaran biaya yang banyak untuk tahun ini seperti mananya untuk membayar biaya penanggulangan bantuan bencana banjir Aceh di tahun 2025 lalu.
Selain itu untuk membayar uang THR seluruh abdi negara dan tokoh- tokoh politik yang ada di jakarta dan mungkin ada hal yang lain yang tidak mungkin di jelaskan oleh negara dan semua itu bukanlah uang pribadi Presiden, tutur bung bung Zul saat ngopi bareng di Gampong Gayo Kafee di jalan Ayani Kota Langsa.
Lebih lanjut bung Zul mengatakan, semua orang tau mengenai biaya penanggulangan banjir itu bukanlah sedikit jumlahnya, mau tidak mau tentunya ada pos anggaran yang bisa di Manajemenkan untuk di monopoli seperti mananya itu minyak.
Untuk bisa menutupi anggaran yang telah keluar dari penanggulangan banjir di tahun 2025 yang lalu, maka hal itu bisa di seimbangi kembali dengan satu unsur perusahaan seperti mananya minyak, ungkap bung Zul menambahkan.
Minyak tersebut tentunya di ekspor keluar karena nominalnya lebih besar ketimbang di pasokkan ke dalam Negri karena harga minyak kita apabila di espor keluar Negri tentunya lebih besar nominal uangnya.
Harapan bung Zul, kalau memang hal itu benar-benar kemungkinan terjadi, tentunya pemerintah kita harus ada solusi yang jitu untuk rakyatnya dan jangan ada unsur menzolimi rakyat. Ujar Aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe tersebut.##
(Redaksi)






0 Komentar