Prof Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau



LangSatu.Com | Pekanbaru -  07/5/2026  Penanganan laporan dugaan penggunaan ijazah bermasalah yang menyeret nama Bupati Rokan Hilir, Bistamam, kembali memantik gelombang sorotan tajam publik.

Setelah berjalan selama 344 hari, hingga hari ini tanpa kepastian hukum yang jelas, kritik keras kini mengarah kepada Irjen Pol Herry Heryawan, Kapolda Riau.

Yayasan DPP KPK TIPIKOR menilai lambannya proses penanganan perkara tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum.

Situasi ini semakin memantik tanda tanya besar publik, terlebih setelah muncul fakta adanya surat resmi dari Mabes Polri yang disebut telah meminta tindak lanjut kepada Polda Riau.

Berdasarkan surat resmi Kabareskrim Polri Nomor: B/10170/V/RES 7.4/2025/Bareskrim tertanggal 28 Mei 2025, yang ditandatangani atas nama Karo Binopsnal Brigjen Pol. Y. Mhastono Yoga Pranoto, S.I.K., M.Hum., laporan terkait dugaan penggunaan ijazah bermasalah atas nama Bistamam disebut telah diminta untuk ditindaklanjuti oleh Kapolda Riau.

Namun hingga memasuki hari ke-344, pihak pelapor mengaku belum menerima perkembangan signifikan maupun penjelasan terbuka terkait progres penanganan perkara tersebut.


Kondisi ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Publik mulai mempertanyakan: mengapa surat resmi Mabes Polri yang telah diteruskan ke Polda Riau belum juga melahirkan kepastian hukum?

Sebagian kalangan bahkan menilai lambannya penanganan perkara tersebut menimbulkan kesan seolah laporan dugaan ijazah bermasalah itu “masuk peti es”.

Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Assotion Of Young Indonesian Advocates) "Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. menyatakan,

"Masalah Kasus Bupati diduga memanipulasi data pendidikan, ini perlu diklarifikasi dengan menggunakan Pakar ahli bahkan bila perlu Presiden agar perintahkan kepada aparat bawahannya untuk menangani masalah ini setuntas-tuntasnya"

Dengan diturunkan team dari Kemendiknasbud, Mendagri bersama penyidik Kepolisian agar ada efek jera bagi calon pejabat bermain api seperti ini, papar Prof Sutan Nasomal sa'at menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak Onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia dibilangan Cijantung Jakarta 7/5/2026.#

(Redaksi)

0 Komentar