LangSatu.Com | Kota Langsa 11/2/2026 Menurut pengakuan aktivis LSM Bungongeng Lam Jaroe. Relaksasi penangguhan pemotongan ansuran untuk nasabah di BANK Aceh ternyata modus
Pasalnya kata Zulfadli. S. sos.I.MM selaku aktivis di LSM Bungongeng lam Jaroe melihat ada dugaan program Relaksasi penangguhan pemotongan angsuran keridit yang di lakukan oleh pihak bank aceh kepada nasabah terkesan ambil kesempatan dalam kesempitan.
Menurut zul program tersebut adalah kebijakan dari pihak bank aceh itu sendiri karena saudara zul telah mendengakan langsung dari mulut petugas bank aceh kota langsa sendiri pada pukul 11 : 00 WIB pada hari rabu tanggal 11 Febuari 2026 hal itu di duga hanya untuk peduli dengan dampak banjir yang terjadi di kota langsa pada tanggal 26 november 2025
program tersebut di peruntukan untuk nasabah yang mempunyai keridit di bank aceh namun yang tengik dari program tersebut kata zul selaku aktivis LSM Bungongeng lam Jaroe uang tersebut dibayarkan dengan ketentuan di potong di bulan 4 dan 5 di bulan depannya di tahun 2026 mendatang karena bulan 5 dan sampai seterusnya sehingga tertutuplah sama pinjaman tersebut adalah bulan yang sudah kondusif dari terdampak banjir hal itu langsung saya dengarkan dari mulut petugas bank aceh cabang kota langsa sendiri. Ujar bung zul
Lalu bung zul menambahkan kembali kalau bisa janganlah jumlah dari pemotongan ansuran dan bunganya serta pemotongan asuransinya jangan terlampau besar yang bisa mengakibatkan nasabah menjadi terbeban dalam kehidupan ekonomi sehari harinya, seharusnya pihak bank aceh wajib mebantu nasabah sesuai dengan amanah undang-undang dasar 1945 untuk mensejahterakan rakyat bukannya malah menggangu kehidupan ekonomi rakyat. Ujar Zul menutup pembicaraan yang (*)



0 Komentar